Sekilas kami

Elbonus.com hadir untuk menjadi sarana bagi rakyat dunia umumnya dan Indonesia khusus yang ingin memberikan cerita,ide,gagasan,saran,tulisan,paparan,sanggahan,kritik,atau tulisan apapun yang penting positif bahkan iklan sekalipun untuk kebaikan bersama dalam bahasa Indonesia atau English boleh disertai gambar dan atau video maksimal 50 MB format bebas.Tuliskan dan kirimkan ke email voice.elbonus@gmail.com.com ,Bila postingan Anda ada yang berkomentar baik minimal 300 karakter huruf,maka Anda akan mendapat poin.Satu komentator bernilai 1(satu ).Bila poin Anda mencapai 200 ,maka pulsa 100.000 akan kami kirim ke nomor hp Anda.Sebelum dipublikasikan,kami edit terlebih dahulu,tetapi tanpa menghilangkan isi pokok untuk menghilangkan apabila ada isi yang mengandung unsur negatif.Oleh karena itu agar Anda yakin akan postingan Anda silakan cek di blog ini,24 jam kemudian.

25 Jul 2008

Posted by blogger
No comments | Jumat, Juli 25, 2008
Sepertinya korupsi yang melanda Indonesia sangat susah untuk diberantas,soalnya masyarakat awam juga sekitar 90% memang korup,walaupun bukan uang.Kan masyarakat awam tahunya korupsi kan nyolong uang rakyat,padahal korupsi itu bukan sekedar mengambil uang pihak lain tanpa hak tapi lebih dari itu.Korupsi adalah mengambil hak orang lain.Contoh korupsi yang 99% pasti pernah dilakukan oleh semua adalah saat lampu merah harus berhenti di belakang garis stop,karena di depan garis stop adalah hak penyeberang lain,tapi kebanyakan orang sampai melewati garis stop bahkan di jalur zebra.Ini merupakan bentuk lain dari korupsi karena itu sama dengan mengambil hak penyeberang khususnya pejalan kaki.Trotoar yang seharusnya bagi pejalan kaki,para pengendara motor seenaknya naik ke trotoar dengan alasan macet lah,buru-buru lah dan macam lainnya.Pedagang kaki lima berdagang di trotoar dan halte ini kan mengambil hak orang lain.Yang lebih parah lagi para aparat negara seperti polisi,TNI yang tugasnya menegakkan hukum tapi malah jadi pioneer pelanggar hukum,tidak pakai helm,ugal-ugalan,motor tak jelas identitasnya tanpa plat nomor,lampu sen,lampu rem,menerobos lampu merah dan masih banyak lagi.Memang aparat yang melanggar hukum adalah oknum cuma tolonglah bagi para oknum ini jangan memakai atribut apapun sewaktu melanggar karena Anda merusak citra anggota yang baik.Jangan kenakan apapun sewaktu melanggar seperti baju,topi,kendaraan bahkan celana pun jangan karena sedikit saja melanggar tapi masih memakai seragam bahkan celana masih seperti asli petugas aparat,maka masyarakat menganggap pejabat urakan.Pegawai khususnya pegawai negeri absen pagi banyak ngobrol kosong kerja secuil pulang tepat waktu akhir bulan gajian sama juga jiwa koruptor.Di kantor pelayanan masyarakat seperti samsat,bea cukai,kepolisian,kelurahan tanpa uang pelicin tidak bisa dijalankan.Sampai tahun 2015 pun kalau mental masyarakat masih senang korup,Indonesia akan stagnan kondisinya atau bahkan menurun.Lihat saja dari tahun 2005 ke tahun 2008 keadaan makin memburuk.Kalau mau kondisi Indonesia berubah jangan reformasi bukan jalan yang benar.Jalan yang benar adalah revolusi total positif.Krisis yang melanda Indonesia ini sebetulnya karena ulah masyarakat sendiri mulai rakyat biasa sampai presiden memang tidak bisa jujur.Rakyat kecil pedagang kaki lima menimbang barang dagangan dengan menambahi pemberat di bawah baskom beban,mencampur barang lama dengan barang baru lalu dibilang baru.Kalangan konglomerat dan pejabat tidak usah ditanya lagi karena memang sudah busuk.Apabila kita ingin keluar dari kegelapan ini maka kunci utama adalah jujur lalu bertobat pada Allah.Jangan ambil hak orang lain sekecil apapun,termasuk menerobos lampu merah walaupun keadaan kosong karena memang itu bukan hak kita untuk jalan,jangan mengambil barang apapun di jalan walaupun tercecer karena itu barang orang lain amankan kalau bisa supaya bisa diambil yang punya lagi,kalau tidak bisa biarkan saja,karena apabila kita ambil maka barang kita dengan nilai minimal yang sama suatu saat PASTI akan hilang juga.Krisis yang Indonesia sekarang alami adalah azab atau hukuman dari Allah karena dari dulu kita tidak bisa keras dengan hukum,maka hukum yang mengerasi kita.Pilih mana kita keras dengan hukum atau kita dikerasi hukum.Semua akan berbalik pada Anda.Kita lihat contoh Arab saudi keras dengan hukum maka hukum lemah dengan mereka,negara kaya masyarakat makmur lahir batin padahal kekayaan alam tidak beda jauh dengan Indonesia,jangan bilang itu salah kelola itu karena kita lemah dengan hukum,salah kelola adalah salah satu cabang dari lemah hukum.Silakan lawan hukum terutama hukum Allah,tapi semua PASTI akan berbalik pada si pelaku.YAKIN 100%.

24 Jul 2008

Posted by blogger
No comments | Kamis, Juli 24, 2008
Yang sedang hangat sekarang.

14 Jul 2008

Posted by blogger
No comments | Senin, Juli 14, 2008

 

Dalam bebrapa bulan lagi yaitu di tahun 2009 Indonesia akan melaksanakan pesta democrazy…eh maaf demokrasi.Para kontestan mulai mencari simpati rakyat dan mereka berharap rakyat memilih mereka di saat hari H pencoblosan.Tapi kalau kita lihat belakangan ini jumlah para golongan putih atau golongan tanpa memilih partai manapun semakin meningkat.Gerangan apakah yang terjadi sehingga golput semakin banyak ?.Mungkin kita semua sepakat factor yang dominant yang membuat jumlah golput semakin meningkat adalah semakin menurunnya kepercayaan masyarakt terhadap para kontestan pemilu yang di saat kampanye dengan mengobral janji yang segudang.Kontestan terlalu banyak janjib sehingga rakyat sudah muak karaena realita sesudah mereka menang sangat sedikit.Terwujudnya janji kontestan peserta hanya sekitar 30 % dari janjinya.Ketua umum PDIP Megawati pernah mengatakan di saat pengenalan calon kepala daerah dari PDIP di Jawa Timur bahwa golongan putih tidak berhak hidup di Indonesia ? Apakah memilih itu adalah kewajiban yang disahkan dengan UU ? Memiih adalah hak warga bukan kewajiban.Semestinya sebelum menyatakan hal yang demikian ibu Mega mestinya berpikir kenapa rakyat sekarang golongan putih semakin banyak ? Saya yakin ibu Mega pasti tahu.Ibarat seeekor anak ayam yang ditinggal induknya keaadan rakyat kita sekarang ini.Ada pemimpin atau tidak seakan tidak ada perubahan yang lebih baik ? Memang ada perubahan tapi perubahan ke arah yang lebih buruk.Apakah keterangan yang ada dib log ini hanya sekedar bualan belaka.Bukti dari sebuah lembaga memang tidak ada,tapi bukti pada realota pasti ada.Coba Anda iseng coba tanyakan kepada orang-orang yang Anda temui,tanyakan bagaimana kepercayaan mereka pada para calon pemimpin Negara,semakin meningkat atau menurun ?.Oleh karena itu menajdi pemimpin suatu daerah apalagi pemimpin Negara bukan sarana untuk memperkaya diri dengan harta duniawi tapi memperkaya diri dengan amal akherat.Setiap kesengaraan yang terjadi di suatu daerah dan sang pemimpin tidak bisa membebaskannya dari sengsara maka sang pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban yang amat berat di akherat di hadapan Allah.Coba dihitung berapa banyak rakyat yang sengsara yang diakibatkan oleh kebijakan pemimpin ? Puluhan juta ! Maka itulah pertanggung jawaban yang harus ditanggung pemimpin kelak di hadapan Allah.Seorang yang minta untuk dipilih maka pasti kepemimpinannya tidak bagus.Itulah sabda Rasul Muhammad SAW.Dan tepatlah sabda beliau.Maka dari itu pertanyaan besar bagi para calon pemimpin,siapkah dan kuatkah Anda menaggung beban dosa yang amat berat di akherat kelak jika kinerja Anda ternyata makin membuat rakyat makin sengsara ? Pikirkan lagi !

Spanduk yang pernah ada di pom bensin di bawah ini seharusnya dipasang di BUMN dan gedung pemerintah karena di tempat-tempat itulah banyak oknum yang memakan harta rakyat,kalau di pom bensin ya wajarlah rakyat mendapat subsidi,meski ada para pemilik mobil mewah tapi persentase hanya secuil dibanding dengan rakyat yang menengah ke bawah.PRbesar bagi para pimpinan.

Blogger templates