Sekilas kami

Elbonus.com hadir untuk menjadi sarana bagi rakyat dunia umumnya dan Indonesia khusus yang ingin memberikan cerita,ide,gagasan,saran,tulisan,paparan,sanggahan,kritik,atau tulisan apapun yang penting positif bahkan iklan sekalipun untuk kebaikan bersama dalam bahasa Indonesia atau English boleh disertai gambar dan atau video maksimal 50 MB format bebas.Tuliskan dan kirimkan ke email voice.elbonus@gmail.com.com ,Bila postingan Anda ada yang berkomentar baik minimal 300 karakter huruf,maka Anda akan mendapat poin.Satu komentator bernilai 1(satu ).Bila poin Anda mencapai 200 ,maka pulsa 100.000 akan kami kirim ke nomor hp Anda.Sebelum dipublikasikan,kami edit terlebih dahulu,tetapi tanpa menghilangkan isi pokok untuk menghilangkan apabila ada isi yang mengandung unsur negatif.Oleh karena itu agar Anda yakin akan postingan Anda silakan cek di blog ini,24 jam kemudian.

6 Feb 2010

Posted by blogger
No comments | Sabtu, Februari 06, 2010
Sering kita dengar dan lihat di beberapa media massa tentang pembobolan rekening bank milik seseorang.Ketika tiba-tiba pemilik sebuah atau beberapa rekening tahu-tahu uangya sudah ludes dan atas kebijakan si pembobol masih disisakan beberapa duit saja.Anda juga bisa mempunyai kesempatan yang sama bila ingin membobol rekening bank.Penulis mempunyai teman dan ayahnya ppernah mengalami pembobolan rekening bank yang dalam waktu sekejap  uang sebanyak 45  jeti amblas dan hanya sisa sekitar ratusan ribu,begini kejadiannya

ketika suatu hari beliau sedang mengiklankan mobil di suatu koran untuk dijual,dan kebetulan hari itu ada seseorang yang menawar mobil itu melalui telepon,menayakan ini dan itu  termasuk soal harga.Tawar menawar pun terjadi dan disepakatilah hargnya sejumlah 45 jta rp.Pada saat itu si penawar menyarankan ayah teman untuk menuju ke ATM agar mengecek pembayaran yang katanya sudah ditrasfer dan pada saat di ATM ayah teman saya pun menelpon si penawar yag kataya money sudah di mutasi .Ternyata pada saat ayah teman saya sedang menelpon,si penwar menggunakan hipnotis yg di transfere by saluran frekuensi handphone atau ponsel.Saat itu beliau malah dituntun mentransfer uangnya pd si penawar dan seperti ada sesuatu ternyata ayah teman menurut saja ketika disuruh untuk mentransfer uan itu.Ketka uannya sudah d transffer telepion pun mati or dimatikan tidak tau yg penting komunikasi terputus atau disconnect.ketika tersadar dari hal yyg tidak diinginkan,beliau pun mencoba men cek saldo atau account beliau dan ternyata...deg,kaget setengah hidup uangnya hilang sejumlah 45 jutaan.Dan setelah itu beliau pun melappor kejadian ini ke kantor police atau polisi dan juga tentunya manajemen perbankan yg terkait.Te tpi ap mo dikata laporan sudah dismpikan dan uang tetap saja tidak kembali.

Punya cerita yang sejenis ? Ayo bagi pengetahuan supaya jadi bahan pembelajaran bagi semua di sini.

0 comments:

Blogger templates